Jangan takut melangkah, setiap perjalanan dimulai dari satu langkah.

Tidak semua perjalanan berjalan mudah. Namun, setiap kesulitan yang kita lalui sedang membentuk diri menjadi lebih kuat, lebih sabar, dan lebih siap untuk meraih keberhasilan.

Terus belajar, terus tumbuh, terus menjadi lebih baik.

Jangan terlalu sibuk membandingkan perjalananmu dengan orang lain. Setiap orang memiliki waktunya sendiri.

Hari ini berjuang, esok menuai hasil.

Kesuksesan bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, tetapi siapa yang mampu terus berjalan meskipun berkali-kali menghadapi kegagalan.

Jangan menyerah, proses tidak pernah mengkhianati usaha.

Apa yang kita lakukan hari ini mungkin belum terlihat hasilnya. Namun, percayalah, setiap ilmu yang dipelajari, setiap usaha yang dilakukan, dan setiap kebaikan yang diberikan sedang membangun masa depan yang lebih baik.

Mimpi besar dimulai dari keberanian untuk mencoba.

Jangan takut memulai dari hal kecil. Sebuah perubahan besar sering kali lahir dari langkah sederhana yang dilakukan dengan konsisten.

Rabu, 05 Agustus 2026

SMP NEGERI 2 DEMAK RAIH PRESTASI DI KEJURKAB SEPAK TAKRAW PELAJAR 2026

Demak, 5 Agustus 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMP Negeri 2 Demak. Dalam ajang Kejurkab Sepak Takraw Pelajar 2026 yang berlangsung pada Rabu–Kamis, 5–6 Agustus 2026, di GOR Kalijaga, Demak, Tim Sepak Takraw Espero berhasil meraih dua prestasi sekaligus.

Tim Sepak Takraw Putri Espero yang diperkuat oleh Alfiani Hidayati (kelas 7), Aisya Sakhi A (kelas 7), Adiba Azka Z (kelas 7), Sabrina Aida Ats T (kelas 8), dan Wilda Afiqoh F (kelas 9) tampil penuh semangat dan berhasil meraih Juara 2.

Sementara itu, Tim Sepak Takraw Putra Espero yang terdiri atas Nasaruddin (kelas 8), Barra Julian P (kelas 9), Bima Pratama (kelas 9), Kaffa Wardana (kelas 9), dan M. Maulidan Akbar (kelas 9) juga menunjukkan perjuangan terbaiknya dan berhasil meraih Juara 3.

Perjuangan para atlet muda Espero dalam kompetisi tersebut tidak lepas dari dukungan dan pendampingan tim. Hadi S bertindak sebagai pelatih yang mempersiapkan dan membimbing para atlet, sedangkan Sugeng Suryanto, guru olahraga SMP Negeri 2 Demak, bertugas sebagai official sekaligus mendampingi tim selama mengikuti pertandingan.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Kepala SMP Negeri 2 Demak, Drs. Gunawan Subiyantoro, M.Si. Beliau turut hadir secara langsung menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan kepada para atlet Espero yang sedang berjuang membawa nama baik sekolah.

Kehadiran Kepala Sekolah menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata terhadap pengembangan potensi siswa, khususnya di bidang olahraga. Setelah pertandingan, Drs. Gunawan Subiyantoro, M.Si. juga memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para atlet atas perjuangan serta prestasi yang telah diraih.

Raihan Juara 2 tim putri dan Juara 3 tim putra menjadi bukti bahwa siswa-siswi SMP Negeri 2 Demak mampu menunjukkan prestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di sekolah terus memberikan hasil yang positif.

Lebih dari sekadar piala dan medali, keikutsertaan dalam Kejurkab Sepak Takraw Pelajar 2026 menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk belajar tentang kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, sportivitas, pantang menyerah, dan keberanian untuk berkompetisi.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMP Negeri 2 Demak untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi, dan memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.

Selamat kepada Tim Sepak Takraw Putri atas raihan Juara 2 dan Tim Sepak Takraw Putra atas raihan Juara 3. Terima kasih kepada pelatih, official, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

 

Terus berlatih, terus berjuang, dan terus mengukir prestasi!

 

ESPERО HEBAT, ESPERO JUARA!


Selasa, 04 Agustus 2026

KEGIATAN SENAM PAGI, MAKAN BERSAMA, DAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH

Pagi hari Selasa, 4 Agustus 2026, SMP Negeri 2 Demak kembali melaksanakan kegiatan bersama yang bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah.

Kegiatan dilaksanakan di lapangan sekolah dan diikuti oleh para siswa dengan didampingi oleh wali kelas masing-masing. Para wali kelas turut hadir dan mendampingi siswa, memastikan kegiatan berjalan tertib serta memberikan perhatian selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama. Dengan penuh semangat, para siswa mengikuti gerakan senam untuk mengawali aktivitas belajar dengan tubuh yang lebih bugar dan suasana hati yang positif.

Setelah senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Siswa menikmati makanan yang telah disiapkan sambil duduk bersama dalam suasana yang penuh keakraban. Momen sederhana ini menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan dan membiasakan siswa menikmati makanan dengan tertib serta memperhatikan pola hidup sehat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan minum Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai arahan dan pendampingan dari pihak sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendukung kesadaran siswa, khususnya remaja putri, terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan zat besi.

Para wali kelas tetap mendampingi dan menunggu siswa hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Kehadiran wali kelas tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan siswa.

Melalui kegiatan senam pagi, makan bersama, dan minum Tablet Tambah Darah, SMP Negeri 2 Demak terus berupaya membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, peduli, dan penuh kebersamaan.

Sehat tubuhnya, kuat semangatnya, nyaman belajarnya, dan siap meraih prestasi.

Senin, 03 Agustus 2026

Memperingati HUT SMP N 2 Demak ke-67

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-67 SMP Negeri 2 Demak, telah dilaksanakan rangkaian kegiatan pada 31 Juli sampai 1 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk mengenang perjalanan panjang sekolah sekaligus mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Demak.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Komite Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Dengan penuh antusiasme, seluruh peserta mengikuti berbagai rangkaian acara yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Suasana kegiatan berlangsung meriah, penuh semangat, dan kebersamaan. Senyum dan keceriaan para siswa berpadu dengan semangat para guru serta dukungan Komite Sekolah, menciptakan suasana perayaan yang hangat dan berkesan.

Peringatan HUT ke-67 ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan, menghargai perjuangan para pendahulu, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap almamater.

Selama 67 tahun, SMP Negeri 2 Demak telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan dan telah mengantarkan banyak generasi menuju masa depan. Setiap langkah, prestasi, dan kenangan yang tercipta menjadi bagian penting dari sejarah sekolah.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan HUT ke-67 SMP Negeri 2 Demak berlangsung sukses, meriah, dan penuh makna. Semoga semangat yang terbangun dalam peringatan ini menjadi energi untuk terus melangkah, berprestasi, dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan.

67 Tahun SMP Negeri 2 Demak — Terus Berkarya, Terus Berprestasi, dan Terus Menginspirasi.

Karena setiap tahun yang berlalu bukan sekadar angka, tetapi merupakan jejak perjalanan, kumpulan kenangan, dan bukti pengabdian untuk mencerdaskan generasi bangsa.


MENARI 12 JAM? SIAPA TAKUT

Menari merupakan suatu aktivitas menggerakkan tubuh sesuai dengan irama. Menari dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Menari tidak serta-merta tentang gerakan yang indah, lentur, dan rapi. Setiap gerakan yang dilakukan dengan teratur dan sesuai dengan irama atau ketukan, dapat disebut dengan menari. Maka dari itu, setiap manusia yang masih bisa bergerak, pasti bisa menari.

Menari memiliki banyak manfaat, diantaranya dapat meningkatkan kekuatan otot, daya tahan, fleksibilitas, membantu menjaga berat badan ideal, bahkan dapat meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Secara mental, menari dapat mengurangi stress dan depresi, meningkatkan suasana hati, meningkatkan fungsi kognitif, dan membantu meningkatkan rasa percaya diri. Tidak sedikit orang yang menjadikan menari sebagai hobi.

Begitu juga dengan salah satu guru kesayangan kita. Wahidah Wahyu Martyastuti, atau sering dipanggil Bu Tyas yang merupakan seorang guru seni tari di SMP N 2 Demak. Berawal dari hobi saat masih di bangku sekolah dasar, lalu terpilih untuk tampil dari panggung ke panggung, mengikuti lomba hingga festival tari dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Hobinya semakin tertanam ketika melanjutkan kuliah di jurusan seni drama tari dan musik Unnes. Kemampuan menarikan berbagai jenis tarian semakin terasah, hingga mengikuti berbagai audisi dan lomba menari bertaraf nasional, seperti acara Indonesia Menari. Berbagai penghargaan sempat diraih, seperti penari individu terbaik Indonesia Menari 2017 Solo, Instruktur Indonesia Menari 2018 Solo, Juara 3 Festival Kesenian Pesisiran Demak, penari 12 jam nonstop Hari Tari Dunia 2025 (Demak Menari 12 Jam). 

Demak Menari 12 Jam merupakan suatu peringatan Hari Tari Dunia di Demak yang menampilkan pertunjukan tari selama 12 jam nonstop. Berbagai jenis tarian ditampilkan, termasuk tari kolosal yang menggambarkan sejarah Kasultanan Demak. Peringatan Hari Tari Dunia 2025 tidak hanya menampilkan penampilan menari dari berbagai sanggar dan sekolah di Demak saja, tetapi juga melibatkan 3 penari 12 jam nonstop, yaitu Rama, Tyas, dan Widya. Penari 12 jam nonstop mulai menari pada jam 07.00 sampai jam 19.00. Acara dibuka di Pendopo Sasanarengga dengan ditandai pengalungan bunga melati kepada ketiga penari 12 jam. Penari diarak dari Pendopo Sasanarengga menuju Pendopo Notobratan. Sesampainya di Pendopo Notobratan, penari 12 jam bebas melakukan gerak tari sampai jam 19.00. 

Tidak hanya menari bebas, tetapi setiap penari 12 jam juga diwajibkan untuk tampil dalam rangkaian acara menari 12 jam. Pada kesempatan pertama, Bu Tyas menari bersama Sanggar Bintoro dengan menarikan Tari Lenggang Nyai dari Betawi. Pada tarian kedua, Bu Tyas menari bersama anggota ekstrakulikuler tari SMP Negeri 2 Demak dengan menarikan tarian yang beliau ciptakan, yaitu Tari Rebana Pesisir. Pada kesempatan terakhir, Bu Tyas ikut serta dalam penampilan tari kolosal Sejarah Kasultanan Demak bersama para Seniman Demak. Selesainya durasi tarian selama 12 jam ditandai dengan dilepasnya kalung melati dari setiap penari 12 jam, dan diserahkannya plakat dan piagam penghargaan untuk setiap penari oleh perwakilan Sesepuh Kadilangu Demak.

Dengan kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi wadah apresiasi dan edukasi dalam upaya meningkatkan rasa cinta tanah air, khususnya tarian tradisional di Indonesia. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus digelar dan diikuti oleh para generasi muda, khususnya siswa siswi SMP Negeri 2 Demak.


PRESTASI GEMILANG KHIAR

Khiar yang memiliki nama panjang Khiar Akmal Fahluna memiliki prestasi gemilang. Belum lama ini, karya ilmiah Khiar dan Haidar memenangkan kompetisi Internasional AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) yang diselenggarakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association). Kompetisi ini digelar secara offline dan online, tetapi mereka memilih secara online. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Korea Selatan, Amerika Serikat, China, Filipina, Singapura, Thailand, Malaysia, Turki, dan lain-lain. Alhamdulillah, atas izin Allah penelitian yang berjudul “Utilization of the E-gamelan Application as an Effort to Preserve Karawitan Art”, mendapatkan medali perak untuk Social Science Category.

Anak kelas 9I ini lahir di Demak 14 tahun yang lalu, tepatnya 19 Agustus 2009. Ayahnya bernama Nurul Umam sedangkan ibunya Hermin Widya Cahyaningrum. Dia anak kedua dari dua bersaudara. Kakaknya bernama Ghina Azra Hannani, yang berkuliah di Universitas Diponegoro Semester 2. Khiar tinggal di Jalan Pemuda No. 43, Kelurahan Bintoro Demak. Untuk mengisi waktu luang Khiar biasa membaca komik seperti Si Juki, Detektif Conan, Naruto, dan lain-lain. Dia suka membaca komik karena menurutnya ceritanya seru dan menarik. Selain membaca komik, dia juga suka mendengarkan musik, karena musik bisa meningkatkan mood dan suasana hati. Cita-citanya ingin menjadi dokter, sebab saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, pernah mewakili sekolah untuk mengikuti lomba dokter kecil. Sejak saat itu Khiar tertarik untuk mempelajari bidang kedokteran.

Anak yang bercita-cita dokter ini bercerita jika di kelas VII mulai mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR), karena  ingin mencoba melakukan penelitian. Tentu nya ini merupakan hal baru baginya. Dia juga mengikuti kegiatan kepramukaan seperti Dianpinru dan Pramuka Garuda. Di kelas VIII Khiar pun melanjutkan mengikuti ekstra KIR dan juga ekstra OSN Matematika. Menurutnya dalam melakukan penelitian, dibutuhkan keseriusan dan semangat yang tinggi. Dia  dan teman satu tim, Haidar, mengikuti lomba OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) tingkat nasional. Mereka pun sempat berganti-ganti tema penelitian. Awalnya memilih bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan. Namun pada akhirnya memutuskan untuk mengambil bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan, dan Budaya. Mereka tertarik mengambil tema penelitian tentang pemanfaatan aplikasi E-gamelan berbasis android sebagai media pelestarian seni karawitan. Latar belakang memilih tema ini adalah karena saat ini jarang  ditemukan anak muda yang menyukai gamelan. Melalui aplikasi E-gamelan berbasis android diharapkan generasi muda memiliki ketertarikan untuk lebih mengenal seni karawitan. Untuk mendukung penelitian, mereka mencari banyak sumber referensi dan melakukan wawancara terhadap pakar. Khiar dan Haidar harus meninggalkan pelajaran beberapa waktu untuk mengerjakan penelitian. Namun juga harus mengejar pelajaran yang tertinggal. Dari sini Khiar belajar untuk bisa membagi waktu. Walaupun mereka berhasil lolos seleksi proposal, namun mereka gagal masuk sebagai finalis OPSI. Kecewa, sudah pasti. Khiar hanya berpikir mungkin ini belum rezeki dan berharap akan berhasil pada kesempatan lain. 

Akhirnya karya ilmiah mereka memenangkan kompetisi Internasional AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) yang diselenggarakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association). Kompetisi ini digelar secara offline dan online, tetapi kami memilih secara online. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Korea Selatan, Amerika Serikat, China, Filipina, Singapura, Thailand, Malaysia, Turki, dan lain-lain.  penelitian kami yang berjudul “Utilization of the E-gamelan Application as an Effort to Preserve Karawitan Art”, mendapatkan medali perak untuk Social Science Category.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari beberapa pihak yang mendukung secara penuh kegiatan yang mereka jalani yaitu Bapak Drs. Gunawan Subiyantoro, M.Si., selaku Kepala SMP Negeri 2 Demak ; Bapak Dr. Eka Purjiyanta S.Pd., M.Pd.,  selaku guru pembimbing; Bapak Eko Sudinuryanto S.Pd., Selaku Pembimbing Bahasa Inggris; Bapak Karsidi, S.Pd., M.Pd., selaku pembimbing OPSI; Guru SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi; Orang tua yang telah memberikan izin; Teman-teman SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi dan semangat.

 Pesan Khiar kepada rekan-rekan di Espero tetap semangat untuk meraih prestasi dan cita-cita, serta selalu menjaga nama baik Espero. Tidak ada yang tidak mungkin, jika mau berusaha. Harapan Khiar untuk Espero adalah semoga kedepan semakin banyak menghasilkan siswa siswi yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional, dan dapat memunculkan peneliti-peneliti muda. Semoga cerita ini bisa menginspirasi kalian. Tetaplah berprestasi di bidang kalian masing-masing.

Do your best at every opportunity that you have and be your best version 

GEMILANG PRESTASI ANANDA HAIDAR

Rizqy Haidar Yudha Maheswara atau yang akrab disapa Haidar. Lahir di Semarang, 20 Oktober 2009. Memiliki seorang ayah yang bernama Bapak Haris Wahyudi Ridwan Ap.M.Si.,yang beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak. Sedangkan Ibundanya dr. Endang Dwi Hapsari. Haidar merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dengan kakak yang bernama Rizqy Bahtiar Hapsara Putra yang sedang menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung. Sedangkan adiknya bernama Sekar Ayu Rizqy Amalia yang masih mengenyam bangku pendidikan kelas 5 SD Negeri Bintoro 5 Demak. Saat ini ia dan keluarganya bertempat tinggal di Jalan Teuku Umar V, Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan Demak, Jawa Tengah.

Bermula dari hobi meneliti yang menurutnya asik dan menyenangkan selain itu dapat menambah ilmu khazanah minimal untuk dirinya sendiri. Dikala senggang ia memanfaatkan waktunya untuk sejenak bermain game yaitu PUBG dan Mobile Legend. Lawan mainku tentunya teman baikku sendiri yang bernama Khiar yang sekaligus rekan penelitianku. 

Pada saat kelas VII, Ia mulai mengenal dan mengikuti ekstrakulikuler KIR atau Karya Ilmiah Remaja yang dibimbing langsung oleh Bapak Dr. Eka Purjiyanta, M.Pd. Tentu hal inilah yang menjadi babak baru dimulainya tantangan dalam hidupnya . Saat kelas VII Ia mulai mengikuti ekstrakulikuler tersebut dengan perasaan bimbang karena belum menemukan ide untuk penelitian yang akan ia lakukan. Ide-ide yang dia miliki terlalu liar untuk dijadikan bahan pertimbangan penelitiannya. Dengan contoh, Kotak Amal Ceria, Pemanfaatan mimosa pudica L sebagai bahan pengawet kosmetik dan lain sebagainya. Mulailah pada saat mengnjak kelas VIII, ia mulai mendapatkan pencerahan yaitu dengan menemukan suatu ide gagasan yang sangat cemerlang yaitu membuat penelitian pengembangan atau yang biasa disebut dengan RND Research and Development, “Pemanfaatan Aplikasi E-gamelan Berbasis Android sebagai Media Peles Seni Karawitan. Salah satu alasan ia memilih dengan yakin topik tersebut ialah berlatar belakang pada masalah saat  sekarang ini, anak-anak remaja generasi milenial kurang tertarik terhadap seni karawitan. Jika hal ini dibiarkan, seni karawitan lama-kelamaan akan punah dan dilupakan. Aplikasi e-Gamelan dapat digunakan sebagai media melestarikan seni karawitan. E-Gamelan merupakan suatu aplikasi berbasis android yang berisi alat-alat gamelan yang dapat dimainkan. 

Awal mulanya ia merasa yakin bahwa akan memenangkan OPSI OPSI atau olimpiade penelitian siswa Indonesia dengan rekan satu timnya yaitu Khiar Akmal Fahluna. Berhasil melewati babak seleksi proposal menuju babak selanjutnya. Seleksi proposal diadakan pada bulan Agustus. Sehingga mereka masih memiliki cukup banyak waktu untuk mempersiapkan bahan penelitian yang akan mereka ajukan. Namun takdir berkata lain, guru pembimbing mereka yaitu Bapak Dr. Eka Purjiyanta M.Pd yang mengalami retak pada kaki dan harus dirawat secara intensif di rumah sakit. Mereka hampir putus semangat namun teringat pesan yang guru mereka berikan yaitu “SEMANGAT PAGI!!,” hari boleh siang namun semangat harus tetap pagi!

Penelitian mereka berempat bersama dengan team Chielo dan Ramdhan, selesai tepat waktu. Namun, lagi-lagi Takdir yang telah ditetapkan berbeda 180° dari yang mereka perkirakan pada saat pengumuman, Team dari SMP Negeri 2 Demak tidak ada yang masuk ke dalam daftar Finalis OPSI sama sekali. Hati dan batin mereka berempat tentu sangatlah hancur berkeping-keping bak usaha yang mereka lakukan sama sekali tidak berguna. Mereka kembali mencoba bangkit dan menyingkir dari penelitian sejenak. Setelah rehat beberapa saat, hati Haidar tergerak kembali untuk mengikuti kompetisi lain dengan taraf yang lebih tinggi yaitu tingkat internasional untuk memperoleh pengalaman baru. Bermodalkan nekat dan skill berbahasa Inggris yang ia miliki, mereka mencoba mengikuti kejuaraan AISEEF atau Asean Innovative Science Enterprenuer and Environmental Fair yang diselenggarakan oleh IYSA atau Indonesian Young Scientist Association. Kompetisi ini digelar secara offline dan online, tetapi mereka memilih secara online. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai negara antara lain Indonesia, Korea Selatan, Amerika Serikat, China, Filipina, Singapura, Thailand, Malaysia, Turki, dan negara negara lainnya yang tentunya tidak dapat ia sebutkan satu persatu. Ia bersama Khiar pun sempat berbeda pendapat, tentang mendaftarkan diri sebagai peserta kompetisi AISEEF. Namun kompetisi kali ini berbuah manis bak madu yang diberi gula aren. Karya mereka yang yang berjudul “Utilization of the E-gamelan Application as an Effort to Preserve Karawitan Art” mendapatkan medali perak untuk Social Science Category dalam ajang kompetisi internasional.

Tentunya keberhasilan tersebut tidak terlepas dari beberapa pihak yang mendukung secara penuh kegiatan yang mereka jalani yaitu Bapak Drs. Gunawan Subiyantoro, M.Si., selaku Kepala SMP Negeri 2 Demak ; Bapak Dr. Eka Purjiyanta S.Pd., M.Pd.,  selaku guru pembimbing; Bapak Eko Sudinuryanto S.Pd., Selaku Pembimbing Bahasa Inggris; Bapak Karsidi, S.Pd., M.Pd., selaku pembimbing OPSI; Guru SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi; Orang tua yang telah memberikan izin; Teman-teman SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi dan semangat

Haidar berpesan kepada rekan seperjuangannya bahwa Terkadang perjalanan kita akan diuji oleh badai yang tak terduga, tetapi ingatlah, di setiap badai ada pelajaran yang berharga. Kita berjuang bersama, kita bertahan bersama, dan kita akan meraih kemenangan bersama. Tetaplah kuat dan percaya pada kemampuan kita, karena di balik setiap tantangan ada kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.” Tetap ilmu PADI abangkuhh (Profesional, Akuntabel, Disiplin, Integritas).

Harapannya untuk Espero tentunya agar kedepan semakin banyak mencetak siswa-siswi yang berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional. Ia juga berharap Espero dapat menjadi wadah bagi para peneliti muda untuk berkembang dan menciptakan inovasi yang membawa dampak positif bagi masyarakat secara luas. Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi, Espero akan terus menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.


belajar DEMOKRASI MELALUI PEMILIHAN KETUA OSIS 2023

Demak, Selasa 21 November 2023 SMP Negeri 2 Demak mengadakan kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS. Kegiatan ini bertujuan agar siswa belajar demokrasi dengan membiasakan hidup secara demokratis. Sekolah merupakan tempat yang tepat untuk berlatih dan mengembangkan nilai-nilai demokrasi. Budaya demokrasi dapat dilaksanakan dalam berbagai kegiatan di sekolah salah satunya melalui kegiatan pemilihan ketua OSIS. 

Kegiatan belajar berdemokrasi di SMP Negeri 2 Demak yaitu dengan menggelar pemilihan ketua OSIS masa bakti 2024-2025 dengan sistem pemilihan umum (Pemilu). Kegiatan yang digelar di lapangan sekolah ini bertujuan memberikan pendidikan demokrasi dan pengetahuan sejak dini tentang tata cara pemilu bagi para siswa. Beberapa properti KPU seperti bilik suara dan kotak suara dipinjam pada proses pemilu ketua OSIS tersebut. Calon ketua OSIS juga sebelum hari pemilihan menempelkan pamflet.  Pamflet itu berisi foto kandidat beserta visi misi. Pamflet itu ditempel di depan kelas. Hal ini juga melatih kreativitas mereka.

Ada empat kandidat ketua OSIS tahun ini bernama Yulan Adinda Amelia nomor urut 1 kelas VIII I, Fauzo Adamovich Agustian dengan nomor urut 2 kelas VIII I, Aira Rahmadhani  kelas VIII J dengan nomor urut 3 dan Favian Nabiih kelas VIII D dengan nomor urut 4. Kegiatan itu diawali dengan masing-masing kandidat melakukan orasi seperti pada calon pemilihan pada umumnya.                              

 Mereka berorasi disaksikan oleh siswa beserta warga sekolah. Orasi tersebut berisi visi misi dan tujuan menjadi ketua OSIS di SMP Negeri 2 Demak masa bakti 2021-2025. Orasi dilaksanakan di lapangan sekolah. Meski dilaksanakan di lapangan, siswa terlihat antusias melihat orasi calon kandidat ketua OSIS.

Proses pemilihan umum di mulai pukul 10.00 sampai dengan 14.00 wib di Hall SMP Negeri 2 Demak. Dimulai dari presensi, mengambil surat suara, memilih calon kandidat ketua OSIS dengan hati nurani kemudian memasukkan surat suara ke kotak suara. Tidak lupa diakhiri dengan memasukkan jari ke tinta sebagai bukti bahwa sudah memilih. Tahap terakhir dari pemilu di SMP N 2 Demak  ini adalah penghitungan suara. Dalam perhitungan suara ini juga disaksikan beberapa siswa.

Perhitungan suara dari daftar pemilih sebanyak 700 siswa, guru, staf maupun warga sekolah lainnya. Diperoleh hasil kandidat dengan nomor urut satu unggul dengan 393 suara, nomor urut dua mendapat 133 suara,  nomor urut tiga mendapat 66 suara dan nomor urut 4 dengan 288 suara. Terdapat 3 golput dan 12 suara tidak sah.

Berdasarkan data tersebut Yulan Adinda Amelia terpilih menjadi ketua OSIS, Favian Nabiih menjadi wakil ketua OSIS, Fauzo Adamovich Agustian  menjadi bendahara I, dan Aira Rahmadhani menjadi sekretaris I pada kepengurusan  OSIS masa jabatan 2024-2025. Melalui kegiatan pemilos ini diharapkan menjadi media edukasi siswa untuk memilih dengan hati nurani, tidak golput, dan mencoblos surat suara dengan benar.