Indonesia adalah Negara kesatuan yang berdaulat. Pernyataan ini sudah dijelaskan dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 2 yang menyatakan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Rakyat mempunyai kekuasaan penuh dalam menentukan arah demokarasi negara Indonesia. Rakyat menyerahkan kekuasaan untuk diurus oleh Negara untuk menjalankan fungsinya untuk mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Negera lewat lembaga-lembaga yang ada memfasilitasi hak rakyat untuk berdemokrasi sehingga jalannya demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik.
Kesadaran dalam berdemokrasi juga harus diajarkan sejak dini kepada gererasi penerus bangsa. Generasi muda harus tahu tentang arti pentingnya berdemokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak bisa semua permasalahan diselesaikan dengan kekerasan, semua permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan bangsa dan Negara harus diselesaikan dengan mekanisme yang sesuai dengan aturan atau undang-undang. Paling tidak pengenalan ini sudah dikenalkan sejak generasi muda ada di bangku sekolah melalui pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan) dan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial).
Kegiatan SMP Negeri 2 Demak yang berkaitan dengan demokrasi
dilaksanakan atau diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran demokrasi
melalui pengalaman praktis. Salah satunya yang diselenggarakan oleh Kesiswaan
dan OSIS, yaitu Pemilihan Ketua OSIS. Pemilihan Ketua OSIS ini menjadi
pemilihan yang berbeda dari pemilihan yang sudah pernah dilakukan. Pemilihan
ketua OSIS ini menjadi sebuah ajang yang harus diikuti oleh semua peserta didik
karena mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang. Oleh
karena itu semua peserta didik harus mengetahui bagaimana sebuah proses
demokrasi itu berlangsung
Pemilihan Ketua OSIS di SMP Negeri 2 Demak dilaksanakan pada
hari Kamis, 18 Februari 2021. Pemilihan ini dilaksanakan setelah selesainya
tugas dari pengurus OSIS yang lama periode 2019/2020. Sebagaimana yang
disampaikan tadi bahwa tujuannya adalah untuk pembelajaran kepada siswa dengan
realita di lapangan. Kegiatan pembelajaran tentang demokasi lewat Pemilihan
Ketua OSIS ini dilaksanakan berbeda karena kondisi yang memaksa pihak sekolah
untuk melakukan pemilihan secara daring. Pemilihan ini diikuti oleh peserta
didik dari rumah mereka masing-masing.
Pak Abdul Hayyi selaku Wakil Kepala Sekolah dan Pak Sugeng Suryanto selaku penanggung
jawab OSIS berkoordinasi untuk menyukseskan kegiatan pemilihan ketua OSIS
secara daring di SMP Negeri 2 Demak ini.
Tahapan-tahapan yang harus dilakukan adalah merencang system
yang digunakan untuk pemilihan ketua OSIS secara daring. Sistem ini dirancang
oleh Pak Sudar dimana semua peserta didik bisa masuk/login ke system untuk vote
ke salah satu kandidat ketua OSIS. Peserta didik masuk ke system dengan
memasukkan username dan password. Dua hal tersebut yang berupa username dan
password diterbitkan oleh system yang dibuat Pak Sudar. Lalu username dan
password itu diberikan kepada Pak Abdul Hayyi untuk dibagi ke pada semua wali
kelas dari kelas 7 sampai kelas 9. Kemudian wali kelas meneruskan data yang
berupa username dan password tadi kepada semua peserta didik. Wali kelas dalam
menyampaikan username dan password itu dilakukan secara privat atau dikirim
satu-satu ke setiap peserta didik. Hal ini dilakukan untuk menghindari
pemungutan suara ganda dan pemilihan ketua OSIS bisa berjalan dengan lancar,
jujur dan adil.
Pada Rabu tanggal 17 Februari 2021, wali kelas 7 sampai 9
membagi username dan password kepada peserta didik di masing-masing kelas. Wali
kelas membagi ini melaui pesan singkat dengan aplikasi WA. Kemudian secara umum
disampaikan untuk tautan pemilihan ketua OSIS dan jadwal pemilihan. Jadwal
pemilihan tersebut dibagi menjadi 3 sesi yang dimulai jam 07.00-09.00 untuk
kelas 7, jam 09.00-11.00 untuk kelas 8 dan 11.00-13.00 untuk kelas 9. Pembagian
ini dilakukan untuk melancarkan server yang ada di sistem atau server pemilihan
ketua OSIS.
Pada saat pelaksanaan kegiatan pemilihan ketua OSIS ini,
para wali kelas bisa memantau perkembangan suara untuk masing-masing kelasnya.
Wali kelas bisa melihat berapa jumlah anaknya yang sudah memberikan hak suara
mereka pada kegiatan ini. Jika masih kurang maksimal tugas wali kelas adalah
menghubungi peserta didik yang belum memberikan hak suara. Dimungkinkan ini
terjadi karena siswa tertidur atau lupa.
Pada pukul 13.00 wib, Pak Sudar selaku pengendali sistem
mengumumkan bahwa server telah ditutup artinya bahwa siswa sudah tidak bisa
memberikan hak suaranya lagi. Beberapa saat kemudian hasil dari pemungutan
suara dalam kegiatan Pemilihan Ketua OSIS bisa dilihat. Pengumuman hasil
perolehan penghitungan suara pemilihan ketua OSIS disampaikan oleh oleh Pak
Sudar. Apapun hasilnya, pastilah yang terbaik untuk masa depan dan kebaikan SMP
Negeri 2 Demak.






0 komentar:
Posting Komentar