Senin, 03 Agustus 2026

GEMILANG PRESTASI ANANDA HAIDAR

Rizqy Haidar Yudha Maheswara atau yang akrab disapa Haidar. Lahir di Semarang, 20 Oktober 2009. Memiliki seorang ayah yang bernama Bapak Haris Wahyudi Ridwan Ap.M.Si.,yang beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak. Sedangkan Ibundanya dr. Endang Dwi Hapsari. Haidar merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dengan kakak yang bernama Rizqy Bahtiar Hapsara Putra yang sedang menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung. Sedangkan adiknya bernama Sekar Ayu Rizqy Amalia yang masih mengenyam bangku pendidikan kelas 5 SD Negeri Bintoro 5 Demak. Saat ini ia dan keluarganya bertempat tinggal di Jalan Teuku Umar V, Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan Demak, Jawa Tengah.

Bermula dari hobi meneliti yang menurutnya asik dan menyenangkan selain itu dapat menambah ilmu khazanah minimal untuk dirinya sendiri. Dikala senggang ia memanfaatkan waktunya untuk sejenak bermain game yaitu PUBG dan Mobile Legend. Lawan mainku tentunya teman baikku sendiri yang bernama Khiar yang sekaligus rekan penelitianku. 

Pada saat kelas VII, Ia mulai mengenal dan mengikuti ekstrakulikuler KIR atau Karya Ilmiah Remaja yang dibimbing langsung oleh Bapak Dr. Eka Purjiyanta, M.Pd. Tentu hal inilah yang menjadi babak baru dimulainya tantangan dalam hidupnya . Saat kelas VII Ia mulai mengikuti ekstrakulikuler tersebut dengan perasaan bimbang karena belum menemukan ide untuk penelitian yang akan ia lakukan. Ide-ide yang dia miliki terlalu liar untuk dijadikan bahan pertimbangan penelitiannya. Dengan contoh, Kotak Amal Ceria, Pemanfaatan mimosa pudica L sebagai bahan pengawet kosmetik dan lain sebagainya. Mulailah pada saat mengnjak kelas VIII, ia mulai mendapatkan pencerahan yaitu dengan menemukan suatu ide gagasan yang sangat cemerlang yaitu membuat penelitian pengembangan atau yang biasa disebut dengan RND Research and Development, “Pemanfaatan Aplikasi E-gamelan Berbasis Android sebagai Media Peles Seni Karawitan. Salah satu alasan ia memilih dengan yakin topik tersebut ialah berlatar belakang pada masalah saat  sekarang ini, anak-anak remaja generasi milenial kurang tertarik terhadap seni karawitan. Jika hal ini dibiarkan, seni karawitan lama-kelamaan akan punah dan dilupakan. Aplikasi e-Gamelan dapat digunakan sebagai media melestarikan seni karawitan. E-Gamelan merupakan suatu aplikasi berbasis android yang berisi alat-alat gamelan yang dapat dimainkan. 

Awal mulanya ia merasa yakin bahwa akan memenangkan OPSI OPSI atau olimpiade penelitian siswa Indonesia dengan rekan satu timnya yaitu Khiar Akmal Fahluna. Berhasil melewati babak seleksi proposal menuju babak selanjutnya. Seleksi proposal diadakan pada bulan Agustus. Sehingga mereka masih memiliki cukup banyak waktu untuk mempersiapkan bahan penelitian yang akan mereka ajukan. Namun takdir berkata lain, guru pembimbing mereka yaitu Bapak Dr. Eka Purjiyanta M.Pd yang mengalami retak pada kaki dan harus dirawat secara intensif di rumah sakit. Mereka hampir putus semangat namun teringat pesan yang guru mereka berikan yaitu “SEMANGAT PAGI!!,” hari boleh siang namun semangat harus tetap pagi!

Penelitian mereka berempat bersama dengan team Chielo dan Ramdhan, selesai tepat waktu. Namun, lagi-lagi Takdir yang telah ditetapkan berbeda 180° dari yang mereka perkirakan pada saat pengumuman, Team dari SMP Negeri 2 Demak tidak ada yang masuk ke dalam daftar Finalis OPSI sama sekali. Hati dan batin mereka berempat tentu sangatlah hancur berkeping-keping bak usaha yang mereka lakukan sama sekali tidak berguna. Mereka kembali mencoba bangkit dan menyingkir dari penelitian sejenak. Setelah rehat beberapa saat, hati Haidar tergerak kembali untuk mengikuti kompetisi lain dengan taraf yang lebih tinggi yaitu tingkat internasional untuk memperoleh pengalaman baru. Bermodalkan nekat dan skill berbahasa Inggris yang ia miliki, mereka mencoba mengikuti kejuaraan AISEEF atau Asean Innovative Science Enterprenuer and Environmental Fair yang diselenggarakan oleh IYSA atau Indonesian Young Scientist Association. Kompetisi ini digelar secara offline dan online, tetapi mereka memilih secara online. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai negara antara lain Indonesia, Korea Selatan, Amerika Serikat, China, Filipina, Singapura, Thailand, Malaysia, Turki, dan negara negara lainnya yang tentunya tidak dapat ia sebutkan satu persatu. Ia bersama Khiar pun sempat berbeda pendapat, tentang mendaftarkan diri sebagai peserta kompetisi AISEEF. Namun kompetisi kali ini berbuah manis bak madu yang diberi gula aren. Karya mereka yang yang berjudul “Utilization of the E-gamelan Application as an Effort to Preserve Karawitan Art” mendapatkan medali perak untuk Social Science Category dalam ajang kompetisi internasional.

Tentunya keberhasilan tersebut tidak terlepas dari beberapa pihak yang mendukung secara penuh kegiatan yang mereka jalani yaitu Bapak Drs. Gunawan Subiyantoro, M.Si., selaku Kepala SMP Negeri 2 Demak ; Bapak Dr. Eka Purjiyanta S.Pd., M.Pd.,  selaku guru pembimbing; Bapak Eko Sudinuryanto S.Pd., Selaku Pembimbing Bahasa Inggris; Bapak Karsidi, S.Pd., M.Pd., selaku pembimbing OPSI; Guru SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi; Orang tua yang telah memberikan izin; Teman-teman SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi dan semangat

Haidar berpesan kepada rekan seperjuangannya bahwa Terkadang perjalanan kita akan diuji oleh badai yang tak terduga, tetapi ingatlah, di setiap badai ada pelajaran yang berharga. Kita berjuang bersama, kita bertahan bersama, dan kita akan meraih kemenangan bersama. Tetaplah kuat dan percaya pada kemampuan kita, karena di balik setiap tantangan ada kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.” Tetap ilmu PADI abangkuhh (Profesional, Akuntabel, Disiplin, Integritas).

Harapannya untuk Espero tentunya agar kedepan semakin banyak mencetak siswa-siswi yang berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional. Ia juga berharap Espero dapat menjadi wadah bagi para peneliti muda untuk berkembang dan menciptakan inovasi yang membawa dampak positif bagi masyarakat secara luas. Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi, Espero akan terus menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.


0 komentar:

Posting Komentar