Senin, 03 Agustus 2026

PRESTASI GEMILANG KHIAR

Khiar yang memiliki nama panjang Khiar Akmal Fahluna memiliki prestasi gemilang. Belum lama ini, karya ilmiah Khiar dan Haidar memenangkan kompetisi Internasional AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) yang diselenggarakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association). Kompetisi ini digelar secara offline dan online, tetapi mereka memilih secara online. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Korea Selatan, Amerika Serikat, China, Filipina, Singapura, Thailand, Malaysia, Turki, dan lain-lain. Alhamdulillah, atas izin Allah penelitian yang berjudul “Utilization of the E-gamelan Application as an Effort to Preserve Karawitan Art”, mendapatkan medali perak untuk Social Science Category.

Anak kelas 9I ini lahir di Demak 14 tahun yang lalu, tepatnya 19 Agustus 2009. Ayahnya bernama Nurul Umam sedangkan ibunya Hermin Widya Cahyaningrum. Dia anak kedua dari dua bersaudara. Kakaknya bernama Ghina Azra Hannani, yang berkuliah di Universitas Diponegoro Semester 2. Khiar tinggal di Jalan Pemuda No. 43, Kelurahan Bintoro Demak. Untuk mengisi waktu luang Khiar biasa membaca komik seperti Si Juki, Detektif Conan, Naruto, dan lain-lain. Dia suka membaca komik karena menurutnya ceritanya seru dan menarik. Selain membaca komik, dia juga suka mendengarkan musik, karena musik bisa meningkatkan mood dan suasana hati. Cita-citanya ingin menjadi dokter, sebab saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, pernah mewakili sekolah untuk mengikuti lomba dokter kecil. Sejak saat itu Khiar tertarik untuk mempelajari bidang kedokteran.

Anak yang bercita-cita dokter ini bercerita jika di kelas VII mulai mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR), karena  ingin mencoba melakukan penelitian. Tentu nya ini merupakan hal baru baginya. Dia juga mengikuti kegiatan kepramukaan seperti Dianpinru dan Pramuka Garuda. Di kelas VIII Khiar pun melanjutkan mengikuti ekstra KIR dan juga ekstra OSN Matematika. Menurutnya dalam melakukan penelitian, dibutuhkan keseriusan dan semangat yang tinggi. Dia  dan teman satu tim, Haidar, mengikuti lomba OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) tingkat nasional. Mereka pun sempat berganti-ganti tema penelitian. Awalnya memilih bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan. Namun pada akhirnya memutuskan untuk mengambil bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan, dan Budaya. Mereka tertarik mengambil tema penelitian tentang pemanfaatan aplikasi E-gamelan berbasis android sebagai media pelestarian seni karawitan. Latar belakang memilih tema ini adalah karena saat ini jarang  ditemukan anak muda yang menyukai gamelan. Melalui aplikasi E-gamelan berbasis android diharapkan generasi muda memiliki ketertarikan untuk lebih mengenal seni karawitan. Untuk mendukung penelitian, mereka mencari banyak sumber referensi dan melakukan wawancara terhadap pakar. Khiar dan Haidar harus meninggalkan pelajaran beberapa waktu untuk mengerjakan penelitian. Namun juga harus mengejar pelajaran yang tertinggal. Dari sini Khiar belajar untuk bisa membagi waktu. Walaupun mereka berhasil lolos seleksi proposal, namun mereka gagal masuk sebagai finalis OPSI. Kecewa, sudah pasti. Khiar hanya berpikir mungkin ini belum rezeki dan berharap akan berhasil pada kesempatan lain. 

Akhirnya karya ilmiah mereka memenangkan kompetisi Internasional AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) yang diselenggarakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association). Kompetisi ini digelar secara offline dan online, tetapi kami memilih secara online. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Korea Selatan, Amerika Serikat, China, Filipina, Singapura, Thailand, Malaysia, Turki, dan lain-lain.  penelitian kami yang berjudul “Utilization of the E-gamelan Application as an Effort to Preserve Karawitan Art”, mendapatkan medali perak untuk Social Science Category.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari beberapa pihak yang mendukung secara penuh kegiatan yang mereka jalani yaitu Bapak Drs. Gunawan Subiyantoro, M.Si., selaku Kepala SMP Negeri 2 Demak ; Bapak Dr. Eka Purjiyanta S.Pd., M.Pd.,  selaku guru pembimbing; Bapak Eko Sudinuryanto S.Pd., Selaku Pembimbing Bahasa Inggris; Bapak Karsidi, S.Pd., M.Pd., selaku pembimbing OPSI; Guru SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi; Orang tua yang telah memberikan izin; Teman-teman SMP Negeri 2 Demak yang telah memberikan motivasi dan semangat.

 Pesan Khiar kepada rekan-rekan di Espero tetap semangat untuk meraih prestasi dan cita-cita, serta selalu menjaga nama baik Espero. Tidak ada yang tidak mungkin, jika mau berusaha. Harapan Khiar untuk Espero adalah semoga kedepan semakin banyak menghasilkan siswa siswi yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional, dan dapat memunculkan peneliti-peneliti muda. Semoga cerita ini bisa menginspirasi kalian. Tetaplah berprestasi di bidang kalian masing-masing.

Do your best at every opportunity that you have and be your best version 

0 komentar:

Posting Komentar